Mati Karena Kebut-kebutan Apakah Termasuk Bunuh Diri?

PERTANYAAN :

Seseorang meninggal disebabkan karena kecelakaan mobil yang ngebut. Apakah ini bisa dikatakan termasuk perbuatan bunuh diri?


JAWABAN :

ู„ุงุŒ ู‡ุฐุง ู„ูŠุณ ุจุงู†ุชุญุงุฑ ู„ูƒู†ู‡ ู‚ุชู„ ู†ูุณู‡ ุฎุทุฃู‹ุŒ ุฅุฐุง ูƒุงู†ุช ุงู„ุณุฑุนุฉ ู‡ุฐู‡ ู‡ูŠ ุณุจุจ ุงู„ุญุงุฏุซ ูู‚ุฏ ู‚ุชู„ ู†ูุณู‡ ุฎุทุฃู‹ุŒ ู„ุฃู†ู‡ ู„ูˆ ุณุฆู„: ู‡ู„ ุฃู†ุช ุฃุณุฑุนุช ู„ุชู…ูˆุชุŸ ู„ู‚ุงู„: ู„ุงุŒ ูู‡ุฐุง ู„ูŠุณ ุจู…ู†ุชุญุฑ ูˆู„ูƒู† ูŠู‚ุงู„: ุฅู†ู‡ ู‚ุชู„ ู†ูุณู‡ ุฎุทุฃ.

Tidak, ini bukan bunuh diri. Namun dia membunuh dirinya karena tersalah (tidak disengaja). Jika penyebab kecelakaan tersebut adalah kecepatan yang berlebihan (ngebut), berarti dia telah membunuh dirinya tanpa disengaja. Karena seandainya dia ditanya : “Apakah kamu ngebut supaya mati? Pasti dia akan menjawab, tidak.” Sehingga ini bukan perbuatan bunuh diri.

______________________________

  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
  • Liqa al-Bab al-Maftuh 73

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *