Home / Mutiara Salaf

Mutiara Salaf

Bahaya Cinta Kepemimpinan

Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata : . ما منْ أحَدٍ أَحبَّ الرِّئَاسَةَ إِلَّا حسدَ وبغَى وَتَتَبَّعَ عُيُوبَ النَّاس وَكَرِهَ أَنْ يُذْكَرَ أَحَدٌ بِخَيْرٍ . “Tidak ada seorang pun yang mencintai kepemimpinan melainkan dia akan hasad (iri), melampaui batas, mencari-cari aib orang lain, dan tidak suka orang lain dibicarakan dengan kebaikan.” …

Read More »

Karakter Utama Orang Yang Istiqomah

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata : “أهل الاستقامة في نهاياتهم، أشد اجتهادًا منهم في بداياتهم” “Orang-orang yang istiqamah lebih bersemangat pada masa-masa akhir mereka, dibandingkan dengan pada masa-masa awalnya.” (Madarijus Salikin, 3/118) . Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda : وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya.” (HR. Bukhari, 6607)

Read More »

Hakikat Ikhlas Yang Sebenarnya

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata : وَقَالَ بَعْضُهُمْ : الْإِخْلَاصُ أَنْ لَا تَطْلُبَ عَلَى عَمَلِكَ شَاهِدًا غَيْرَ اللَّهِ ، وَلَا مُجَازِيًا سِوَاهُ Sebagian salaf berkata, “Ikhlas adalah engkau tidak ingin ada yang menyaksikan amalmu selain Allah, dan tidak ingin ada yang membalas amalmu selain-Nya.” Madarijus Salikin, 2/92

Read More »

Keutamaan Bersedekah Dari Hasil Yanh Halal Meskipun Sedikit

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang sedekah : لاَ يَتَصَدَّقُ أَحَدٌ بِتَمْرَةٍ مِنْ كَسْبٍ طَيِّبٍ إِلاَّ أَخَذَهَا اللهُ بِيَمِيْنِهِ فَيُرَبِّيْهَا كَمَا يُرَبِّي أَحَدُكُمْ فَلُوَّهُ أَوْ قَلُوْصَهُ حَتَّى تَكُوْنَ مِثْلَ الْجَبَلِ أَوْ أَعْظَمَ “Tidak ada seseorang yang bersedekah walau dengan sebiji kurma yang diperolehnya dari penghasilan yang halal, kecuali Allah …

Read More »

Nyali Seseorang Dalam Bersedekah

Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata : الصدقة من جنس القتال فالجبان يرجف ، والشجاع يثبت “Sedekah termasuk salah satu jenis peperangan. Orang yang penakut akan gemetar mengeluarkannya, sedangkan orang pemberani akan kokoh mengeluarkannya.” 📚 Majmu’ul fatawa, 14/95

Read More »

Diantara Dosa Yang Paling Buruk

Imam Malik rahimahullah berkata : إنى تصفحت كتاب الله وسنة نبيه فلم أر شيئا أشر من الربا، لأن الله أذن فيه بالحرب “Sungguh, aku telah membolak-balik (mempelajari) Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya. Aku tidak melihat suatu dosa yang lebih jelek daripada *RIBA*. Sebab, Allah telah mengumumkan peperangan terhadapnya.” Tafsir Al-Qurthubi, 4/405

Read More »

Diantara Penyesalan Pada Hari Kiamat

Sufyan bin Uyainah rahimahullah berkata : كان يقال: أشد الناس حسرة يوم القيامة ثلاثة “Dahulu dikatakan, ‘Orang yang paling menyesal pada hari kiamat ada tiga: رجل كان له عبد، فجاء يوم القيامة أفضل عملا منه 1. Seseorang yang memiliki budak, kemudian dia datang pada hari kiamat dalam keadaan amalan budaknya …

Read More »

Keutamaan Amal Orang Yang Bertaqwa

Abu Darda’ radhiyallahu anhu berkata, وَمِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنٍْ بِرٍّ مَعَ تَقْوَى وَدِيْنٍ أَعْظَمُ وَأَفْضَلُ أَرْجَحُ مِنْ أَمْثَالِ الْجِبَالِ مِنْ عِبَادَةِ الْمُغْتَرِّيْنَ “Ketahuilah sebutir (sawi) kebaikan dan keyakinan orang yang bertakwa itu lebih agung, lebih utama, dan lebih berat timbangannya daripada menggunungnya ibadah orang orang yang tertipu” . __________________ Shifatu Ash-Shafwah, …

Read More »

Orang Beriman Dan Orang Munafik Terhadap Amalan Mereka

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, إن المؤ من أحسن الظن فأحسن العمل “Seorang yang beriman akan selalu berprasangka baik kepada Allah, sehingga ia akan memperbagus amalannya. وإن المنافق أساء الظن فأساء العمل Adapun orang munafik, dia terus berprasangka buruk kepada Allah, sehingga amalannya pun jelek.” Az-Zuhud, karya Imam Ahmad, hlm. 231 …

Read More »