Home / Mutiara Salaf

Mutiara Salaf

Malam ke 27 Paling Diharapkan Datangnya Lailatul Qadr

Ubay bin Ka’ab radhiyallaahu ‘anhu berkata tentang lailatul qadr : وَاللهِ إِنِّي لَأَعْلَمُهَا، وَأَكْثَرُ عِلْمِي هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقِيَامِهَا هِيَ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ “Demi Allah, sungguh aku mengetahuinya. Sejauh pengetahuanku malam itu adalah malam yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintah kami untuk menghidupkan …

Read More »

Bisa Jadi Malam Ini (Malam Ganjil +Jumat) Lailatul Qadr

Ibnu Rajab rahimahullah membawakan perkataan Ibnu Hubairah rahimahullah dalam Kitab Lathaif al-Ma’arif, وإن وقع في ليلة من أوتار العشر ليلة جمعة فهي أرجى من غيرها “Apabila ada satu malam ganjil dari 10 malam terakhir bulan Ramadhan bertepatan dengan hari Jum’at maka malam itu lebih diharapkan akan menjadi malam lailatul qodr.” …

Read More »

Diantara Sebab Kegalauan

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata : إنما تحصل اله‍موم والغموم والأحزان من جه‍تين : – رغبة في الدنيا والحرص عليها – والتقصير في الأعمال البر والطاعة “Kegundahan, kekhawatiran dan kesedihan terjadi karena dua hal: Cinta dunia dan ambisi dengannya dan sangat minim dalam melakukan amal kebaikan dan keta’atan”  Uddatus Shobirin 317

Read More »

Angan-Angan Mayit Tentang Ramadhan

Ibnul Jauzi Rahimahullah berkata :  تالله لو قيل لأه‍ل القبور تمنوا لتمنوا يوما من رمضان “Demi Allah, seandainya ditanyakan kepada penghuni kubur: “Berangan-anganlah…!”, Tentunya mereka pasti akan berangan-angan sehari saja di bulan Ramadhan” _________________ At-Tabshiroh 2/78

Read More »

Waspada Dengan Apa Yang Engkau Tuduhkan

Makhul rahimahullah berkata: رأيت رجلا يصلي، وكلما ركع وسجد بكى، فاتهمتُه أنه يرائي ببكائه، فحُرمت البكاء سنة “Aku melihat seorang laki-laki shalat dan setiap kali rukuk dan sujud ia menangis. Aku pun menyangka bahwa dia riya dengan tangisannya itu, maka aku pun diharamkan dari menangis selama satu tahun.” (Hilyah Auliya …

Read More »

Renungan : “Bahayanya Sebuah Dosa”

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata : من أعظم الفقه أن يخاف الرجل أن تخدعه ذنوبه عند الموت، فتحول بينه وبين الخاتمة الحسنى. “Termasuk pemahaman yang paling agung adalah ketika seseorang takut apabila dosa-dosanya menipunya (tidak membuatnya sadar) saat kematian datang sehingga dosa-dosa itu menghalanginya dari husnul khatimah.” ? Al-Jawabul Kafi, …

Read More »

Bersungguh-sungguh Meski Sedikit Lebih Baik

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata : فقراءة آية بتفكر وتفهم خير من قراءة ختمة بغير تدبر وتفهم. “Membaca satu ayat dengan memikirkan dan memahaminya, lebih baik dibandingkan dengan membaca hingga khatam tanpa tadabur dan memahami.” (Miftah Daar as-Sa’adah 1/187) membaca Al-Qur’an hendaknya dalam keadaan khusyu’ dan berusaha untuk mentadabbur (merenungkan) …

Read More »

Tetaplah Menyeru Kepada Kebaikan

Ibnu Daqiqil Ied rahimahullah berkata, “Bahwa para Ulama menuturkan : لَا يُشْتَرَطُ فِي الْآمِرِ بِالْمَعْرُوفِ وَ النَّاهِي عَنْ الْمُنْكَرِ أَنْ يَكُونَ كَامِلَ الْحَالِ مُمْتَثِلًا مَا يَأْمُرُ بِهِ مُجْتَنِبًا مَا يُنْهَى عَنْهُ. بَلْ عَلَيْهِ الْأَمْرُ وَ إِنْ كَانَ مُرْتَكِبًا خِلَافَ ذَالِكٍ “Tidaklah disyaratkan bagi orang yang mengamalkan amar ma’ruf nahi munkar …

Read More »