Pertanyaan:
Berapa macam tingkatan penghuni neraka menurut Al-Qur’an dan sunnah?
Jawaban:
Jazakumullahu khairan atas pertanyaannya, semoga Allah memberikan taufik dan hidayahnya kepada kita semua.
Secara ringkas, tidak ada dalil shahih yang secara tegas menetapkan bahwa penghuni neraka terbagi menjadi tujuh tingkatan berdasarkan tujuh nama neraka. Yang ada dalam dalil adalah bahwa neraka memiliki tujuh pintu, dan para penghuninya memiliki tingkat adzab yang berbeda-beda sesuai dengan kekufuran dan dosa mereka.
Allah ﷻ berfirman:
لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِكُلِّ بَابٍ مِنْهُمْ جُزْءٌ مَقْسُومٌ
“Neraka itu mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu telah ditetapkan untuk golongan tertentu dari mereka.” (QS. Al-Hijr: 44).
Ayat ini menunjukkan adanya tujuh pintu dan adanya pembagian golongan penghuni neraka. Namun, ayat tersebut tidak menyebutkan secara rinci nama tujuh tingkatan penghuni neraka.
Tingkatan Adzab Penghuni Neraka Berbeda-beda
Dalil yang sangat jelas adalah firman Allah ﷻ tentang orang-orang munafik:
إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ
“Sesungguhnya orang-orang munafik berada di tingkatan yang paling bawah dari neraka.” (QS. An-Nisa: 145).
Kata الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ menunjukkan bahwa neraka memiliki tingkatan-tingkatan ke bawah, dan adzab tidak sama antara satu penghuni dengan penghuni lainnya.
Nabi ﷺ juga menjelaskan bahwa orang yang paling ringan adzabnya di neraka tetap merasakan adzab yang sangat berat. Nabi bersabda:
إِنَّ أَهْوَنَ أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ رَجُلٌ عَلَى أَخْمَصِ قَدَمَيْهِ جَمْرَتَانِ، يَغْلِي مِنْهُمَا دِمَاغُهُ كَمَا يَغْلِي الْمِرْجَلُ وَالْقُمْقُمُ.
“Sesungguhnya orang yang paling ringan adzabnya di antara penghuni neraka pada hari kiamat adalah seseorang yang pada kedua telapak kakinya diletakkan dua bara api, lalu otaknya mendidih karenanya, sebagaimana periuk dan bejana mendidih.” (HR. Bukhari no. 6562).
Ini menunjukkan bahwa tingkat adzab penghuni neraka berbeda-beda.
Bagaimana dengan tujuh nama: Jahannam, Ladza, Hutamah, Saqar, Jahim, Sa’ir, dan Hawiyah?
Di kalangan masyarakat, sering disebut bahwa tujuh nama tersebut merupakan tujuh tingkatan neraka, masing-masing untuk kelompok tertentu.
Namun, perlu berhati-hati. Tidak terdapat hadits shahih yang secara tegas dan lengkap, yang menetapkan pembagian tersebut sebagai tujuh tingkat neraka yang masing-masing diperuntukkan bagi kelompok tertentu.
Nama-nama tersebut memang disebutkan dalam al-qur’an sebagai nama atau sifat neraka, antara lain:
- Jahannam — QS. Al-Hijr: 43
- Ladza — QS. Al-Ma’arij: 15
- Al-Huthamah — QS. Al-Humazah: 4
- Saqar — QS. Al-Muddatstsir: 26
- Al-Jahim — QS. Asy-Syu’ara: 91
- As-Sa’ir — QS. Al-Mulk: 5
- Al-Hawiyah — QS. Al-Qari’ah: 9
Tetapi menjadikan ketujuh nama tersebut sebagai urutan tujuh tingkatan neraka dari yang paling ringan sampai yang paling berat membutuhkan dalil khusus, sedangkan dalil shahih yang menetapkan urutan tersebut tidak ada.
Kesimpulan
Jadi, jawaban yang lebih tepat adalah: Neraka memiliki tujuh pintu, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Hijr: 44. Adapun penghuni neraka memiliki tingkatan adzab yang berbeda-beda, dan orang-orang munafik disebut berada pada tingkatan yang paling bawah, sebagaimana QS. An-Nisa: 145.
Adapun anggapan bahwa tujuh nama neraka otomatis berarti tujuh tingkatan neraka dengan urutan tertentu, maka hal itu tidak boleh dipastikan tanpa dalil shahih. Wallahu a’lamu bishshawab.
Tim Shahihfiqih, 15 Rabi’ul Awwal 1448 H/ 28 Agustus 2026 M





