PERTANYAAN :
Bagi seorang wanita, membaca Al-Qur’an dari Mushaf, apabila pakaiannya itu tipis, atau terbuka kepalanya, apakah hal itu boleh?
JAWABAN :
ูุง ุญุฑุฌ ูู ุฐููุ ุฃู ุชูุฑุฃ ุงููุฑุขู ููู ู ูุดููุฉ ุงูุฑุฃุณุ ุฅุฐุง ูุงู ู ุง ุนูุฏูุง ุฃุฌูุจูุ ู ุง ุนูุฏูุง ุฅูุง ุงููุณุงุก ุฃู ูุญุฏูุงุ ุฃู ู ุง ุนูุฏูุง ุฅูุง ุฒูุฌูุง ูุง ุจุฃุณ ุจุฐููุ ููุณ ู ู ุดุฑุท ุงููุฑุงุกุฉ ุฃู ุชุบุทู ุฑุฃุณูุง.
Tidak mengapa hal itu, seorang wanita membaca Al-Qur’an dalam keadaan terbuka kepalanya, jika memang disana tidak ada laki-laki asing kecuali wanita saja atau ia sendirian. Atau tidak ada di sana kecuali hanya suaminya maka tidak mengapa itu. Bukanlah termasuk syarat membaca Al-Qur’an untuk menutup kepalanya.
______________________________
- Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
- www.binbaz.org.sa/noor/12138





