PERTANYAAN :
ุฐูุจุช ุฅูู ุงูุฌุงู ุน ููุตูุงุฉุ ูุนูุฏ ุงูุงูุชูุงุก ู ู ุงูุตูุงุฉ ุชุฐูุฑุช ุจุฃู ุฃุญุฏ ุฃุนุถุงุก ุงููุถูุก ูู ุฃูู ุจุบุณููุ ููู ุชุฌูุฒ ุตูุงุชูุ
Saya pergi ke masjid Jami’ untuk menunaikan shalat dan seusai shalat saya baru teringat bahwa ada salah satu anggota wudhu yang belum saya basuh… Maka dengan kondisi saya yang demikian ini apakah shalat saya sah?
JAWABAN:
ุนููู ุฃู ุชุนูุฏ ุงููุถูุกุ ูุชุนูุฏ ุงูุตูุงุฉ ุฅู ูุงูุช ูุฑูุถุฉุ ูุฃูู ูู ุชุฃุช ุจูุถูุก ุตุญูุญุ ูุฃู ุงููุถูุก ุบูุฑ ุตุญูุญุ ูุฃูู ุตููุช ุจูุง ูุถูุก.
Wajib bagi engkau untuk mengulangi wudhu dan shalatmu apabila shalat itu adalah shalat wajib. Karena engkau belum menunaikan wudhu dengan benar, sehingga sama saja engkau melakukan shalat tanpa wudhu.
_________________
- Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
- Fatawa Nur ‘aladdarb 5/99





