Home / Fatwa / Lupa Saat Shalat Memakai Baju Yang Terkena Air Mani

Lupa Saat Shalat Memakai Baju Yang Terkena Air Mani

PERTANYAAN : 

رجل لبس ثوباً وهو طاهر -أي: الرجل طاهر- ولكن الثوب كان فيه مني، فلبسه ناسياً، وبعد الصلاة تبين أن في هذا الثوب منياً لم يعلم به، فما حكم هذا؟

Ada seseorang yang memakai baju dalam keadaan orang tersebut suci namun pakaian yang dia pakai terkena air mani dan dia memakainya dalam keadaan lupa, lalu setelah shalat baru dia tersadar bahwa pakaian itu terkena air mani. Apa hukum shalat tersebut?

JAWABAN :

المني طاهر، ولو صلى الإنسان في ثوب وفيه مني فصلاته صحيحة سواء كان عمداً أو نسياناً؛ لكن قل: لو كان فيه بول، ثم صلى ناسياً أو جاهلاً ولم يعلم إلا بعد الصلاة فصلاته صحيحة.

Air mani itu hukumnya suci. Sehingga apabila ada seseorang yang shalat menggunakan pakaian yang terkena air mani maka shalatnya tetaplah sah. Apakah dia sengaja melakukan ataukah karena lupa. Bahkan apabila seseorang shalat dengan memakai pakaian yang terkena air kencing dalam keadaan dia lupa atau karena tidak mengetahui tentang hukumnya, maka shalatnya tetaplah sah.

________________________

  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
  • Silsilah Liqaa’aat Baabil Maftuuh
  • Voice Audio Google Drive Shahihfiqih : http://bit.ly/2jbfC78

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017-sekarang) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- sekarang) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019)

Check Also

Shalat Yang Paling Utama Di Sisi Allah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ” أفضل الصلوات عند الله صلاة الصبح يوم الجمعة في …

Berilah Perhatian Dengan Sungguh Pada Amalan Kalian.

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu berkata : “Hendaklah kalian lebih memperhatikan agar amal kalian …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com