Home / Fatwa / Hukum Shalat Wajib Sendirian (Munfarid) Tanpa Adzan 

Hukum Shalat Wajib Sendirian (Munfarid) Tanpa Adzan 

JAWABAN :

الأذان إعلام بدخول الوقت وشعار للإسلام وفيه فضل عظيم فينبغي المحافظة عليه، والأذان لكل وقت عند دخوله ولو كان الإنسان وحده . إنه يستحب له أن يؤذن ويصلي وفي ذلك فضل عظيم وثواب كبير، أما لو صلى الإنسان من غير أذان فصلاته صحيحة، لكن يفوت عليه أجر الأذان‏.‏ 

Adzan adalah pengumuman masuknya waktu shalat dan syiar Islam. Adzan mempunyai keutamaan yang sangat besar sehingga sudah sepantasnya dijaga. Hendaknya senantiasa adzan setiap kali masuk waktu shalat meskipun seseorang sendirian (shalatnya). Tetap disunnahkan baginya mengumandangkan adzan kemudian shalat. Karena yang demikian ini akan membuahkan keutamaan yang agung dan pahala yang besar. Namun seandainya seseorang shalat tanpa adzan, maka shalatnya tetap sah. Hanya saja dia tidak mendapatkan pahala mengumandangkan adzan.

_____________________

  • Al-Muntaqa min Fatawa asy-Syaikh al-Fauzan

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017-sekarang) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- sekarang) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019)

Check Also

Hukuman Yang Tidak Disadari Mayoritas Manusia

Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata: . ‏والله سبحانه جعل مما يعاقب به الناس على الذنوب سلب …

Amalan Yang Lebih Baik Daripada Jihad

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma ditanya tentang jihad. Beliau menjawab : ألا أدلك على خير من …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com