Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:
โุฃุนุฌุจ ุฃู ุฑู ูุง ู ู ูููู ุจุฃู ุฑ ุซู ููุณุงูุ ููุชุญูู ุถุฑุฑ ุญุงู ุซู ูุบุดุงูุ ูุชุฎุดู ุงููุงุณุ ูุงููู ุฃุญู ุฃู ุชุฎุดุงู! ุชุบูุจู ููุณู ุนูู ู ุง ุชุธูุ ููุง ุชุบูุจูุง ุนูู ู ุง ุชุณุชููู!
โAneh sekali dirimu, wahai orang yang yakin akan sesuatu lalu melupakannya, yang menyadari bahaya di depan mata tapi tetap mendekatinya. Engkau takut kepada manusia, padahal Allah-lah yang lebih layak engkau takuti!
Dirimu mampu mengalahkan nafsu untuk hal-hal (duniawi) yang masih kau sangka-sangka, namun tak mampu mengalahkannya untuk hal-hal (ukhrowi) yang sudah pasti kebenarannya!โ
___________
๐ Shoidul Khatir, hlm. 26

