Trending

Normalisasi Dosa adalah Awal Kehancuran

Syaikh Sa’ad Al-Khotslan hafizhahullah
Rasulullah ﷺ bersabda:

⁠«وَيَرْحَمُ اللَّهُ لُوطًا لَقَدْ كَانَ يَأْوِي إِلَى رُكْنٍ شَدِيدٍ»

⁠“Semoga Allah merahmati Nabi Luth. Sungguh beliau berlindung kepada kekuatan yang kokoh.” (HR. Muslim no. 151).
Nabi Luth ‘alaihissalam diutus kepada suatu kaum yang melakukan perbuatan keji dan menyimpang. Mereka mendatangi sesama lelaki dan meninggalkan wanita. Akibatnya, fitrah mereka menjadi rusak. Kemudian Allah ta’ala mengutus Nabi Luth untuk mengingkari perbuatan mereka, memperingatkan, dan menakut-nakuti mereka dari adzab Allah. Namun mereka tetap menolak dan terus tenggelam dalam kesesatan.
Ketika Allah ta’ala hendak mengadzab mereka, Allah mengutus para malaikat dalam rupa manusia. Mereka terlebih dahulu mendatangi Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dan memberi kabar gembira tentang kelahiran Ishaq.
Allah ta’ala berfirman mengisahkan kejadian ini:

⁠﴿ فَقَرَّبَهُ إِلَيْهِمْ قَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ ﴾

“Lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim lalu berkata: “Tidakkah kalian makan?” (QS. Adz-Dzariyat: 27).
Kemudian para malaikat memberitahu Ibrahim bahwa mereka akan pergi untuk membinasakan kaum Luth. Lalu kembali terjadi dialog diantara mereka:

⁠﴿ قَالَ إِنَّ فِيهَا لُوطًا ۚ قَالُوا نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَن فِيهَا ۖ لَنُنَجِّيَنَّهُ وَأَهْلَهُ إِلَّا امْرَأَتَهُ كَانَتْ مِنَ الْغَابِرِينَ ﴾

“Berkata Ibrahim: “Sesungguhnya di kota itu ada Luth”. Para malaikat berkata: “Kami lebih mengetahui siapa yang ada di kota itu. Kami sungguh-sungguh akan menyelamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya. Dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).” (QS. Al-‘Ankabut: 32).
Ketika para malaikat mendatangi Nabi Luth dalam rupa manusia, beliau merasa sedih dan sempit dadanya. Sebab kaum Luth, setiap ada orang asing datang, mereka ingin melakukan perbuatan keji terhadapnya. Perbuatan keji dan penyimpangan itu telah menyeret mereka sampai pada tingkat kerusakan yang sangat parah. Kita memohon keselamatan kepada Allah dari segala keburukan makhluknya.
bersambung…
Sumber: Qishshatu Ityanil Mala’ikah Li Ihlaki Qoumi Luth ‘Alaihissalam via channel YouTube Syaikh Sa’ad Al-Khotslan hafizhahullah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *