Jagalah Pendengaranmu..

? Seorang penyair berkata :

ูˆูŽุณูŽู…ู’ุนูŽูƒูŽ ุตูู†ู’ ุนูŽู†ู’ ุณูŽู…ูŽุงุนู ุงู„ู’ู‚ูŽุจููŠู’ุญู ูƒูŽุตูŽูˆู’ู†ู ุงู„ู„ู‘ูุณูŽุงู†ู ุนูŽู†ู ุงู„ู†ู‘ูุทู’ู‚ู ุจูู‡ู’ ููŽุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุณูŽู…ูŽุงุนู ุงู„ู’ู‚ูŽุจููŠู’ุญู ุดูŽุฑููŠู’ูƒูŒ ู„ูู‚ูŽุงุฆูู„ูู‡ู ููŽุงู†ู’ุชูŽุจูู‡ู’

“Dan pendengaranmu, jagalah ia dari mendengarkan kejelekan, sebagaimana engkau menjaga lisanmu dari mengucapkan kejelekan itu. Sesungguhnya ketika engkau mendengarkan kejelekan, engkau telah sama dengan orang yang mengucapkannya, maka waspadalah.”

? Imam Nawawi rahimahullah berkata :
โ€Ketahuilah bahwasanya ghibah itu sebagaimana diharamkan bagi orang yang menggibahi, diharamkan juga bagi orang yang mendengarkannya dan menyetujuinya.” (Kitab Al-Adzkar)

_____________________________

  • Penyusun | Abdullah bin Suyitno (ุนุจุฏุงู„ู„ู‡ ุจู† ุตูŠุชู†)
  • Disusun 15 Rabiul Awwal 1438 H / 15 Desember 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *