Home / Artikel / JADILAH YANG BERUNTUNG DITENGAH KESIBUKAN..

JADILAH YANG BERUNTUNG DITENGAH KESIBUKAN..

Sore hari… Diantara Penuh sesak susunan mobil kemacetan Ibu Kota.. Ditengah rintik hujan yang menghiasi atap-atap mobil..

Tetiba terpikir hati ini akan waktu.. Betapa banyak manusia sibuk akan rutinitas yang biasa dijalankan ataupun yang sedang dijalankan.. Pikiran, hati, hingga lisan seakan bercakap dengan segala yang ada dalam rasa menyertai kesibukannya…

“Waktu” seakan hanya lewat dan menemani sesaat, seakan tiada sesal dan berat berpisah dengannya yang telah terlewat…

Saudaraku.. Tahukah engkau bahwa sepersekian detik waktu yang telah kita lewatkan itu akan ditanya oleh Allah Ta’ala?

لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ

“Tidaklah bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat, sehingga ditanyakan tentang 4 perkara : pertama. tentang umurnya (waktunya) dihabiskan untuk apa.” (HR. At-Tirmidzi) hasan shahih.

Hal inilah yang sering kita lalaikan, tak tersadari oleh jiwa dan pula terlupakan oleh hati…

Subhanallah.. Maka benarlah Allah Ta’ala berfirman :

وَالْعَصْرِ * إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ * إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (Qs. Al ‘Ashr 1-3)

👤 Imam Syafi’i rahimahullah berkata :

هذه السورة لو ما أنزل الله حجة على خلقه إلا هي لكفتهم

“Seandainya Allah menjadikan surat ini sebagai hujjah pada hamba-Nya, maka itu sudah mencukupi mereka.” (Tsalatsatul Ushul)

“Dalam surat ini Allah ta’ala menjelaskan bahwa seluruh manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kerugian yang dimaksud dalam ayat ini bisa bersifat mutlak, artinya seorang merugi di dunia dan di akhirat, tidak mendapatkan kenikmatan dan berhak untuk dimasukkan ke dalam neraka. Bisa jadi ia hanya mengalami kerugian dari satu sisi saja. Oleh karena itu, dalam surat ini Allah mengeneralisir bahwa kerugian pasti akan dialami oleh manusia kecuali mereka yang memiliki empat kriteria dalam surat tersebut.” (Taisiir Karimir Rahmaan, hal 934)

🔴 Maka saudaraku, janganlah kita terlewatkan dengan sia-sia dan kerugian atas waktu yang kita miliki.. sesibuk apapun engkau, sepadat apapun kegiatanmu janganlah lupa perbanyaklah doa kepadaNya, perbanyaklah memohon ampun (istighfar) :

طُوْبَى لِمَنْ وَجَدَ فِيْ صَحِيْفَتِهِ اسْتِغْفَارَا كَِشِيْرًا

“Beruntunglah orang yang mendapati dalam shahifah (catatan amalnya) istighfar yang banyak.” (HR. Ibnu majah) sanadnya hasan shahih, dalam kitab Aunul Ma’bud, 4/267

🔴 Perbanyak pula Tasbih, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

من قال سبحان الله وبحمده في يوم مائة مرة حطت خطاياه وإن كانت مثل زبد البحر

“Barangsiapa yang mengucapkan: SUBHANALLAHI WABIHAMDIH (Maha suci Allah dan dengan segala pujian hanya untuk-Nya) sehari 100 (seratus) kali, maka kesalahan-kesalahannya akan diampuni (Allah) walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Bukhori 5926 dan Muslim 2691)

Beliau shallallahu alaihi wasallam juga bersabda :

من قال حين يصبح وحين يمسي سبحان الله وبحمده مائة مرة لم يأت أحد يوم القيامة بأفضل مما جاء به إلا أحد قال مثل ما قال أو زاد عليه

“Barang siapa yang ketika pagi dan sore membaca: SUBHANALLAHI WABIHAMDIH (Maha suci Allah dan dengan segala pujian hanya untuk-Nya) sebanyak 100 (seratus) kali, maka pada hari kiamat tidak ada seorangpun yang akan mendatangkan amalan yang lebih utama daripada apa yang dia datangkan. Kecuali orang yang juga mengucapkan bacaan seperti itu atau lebih dari itu.” (HR. Muslim 2692)

Semoga Allah selamatkan kita dari kelalaian atas waktu yang kita miliki dalam hisab kelak, dan dijadikan bagi kita hamba-hamba yang beruntung..

Jakarta, 17 Rabiul Tsani 1438 H, 15 januari 2017. Di antara rintik hujan ibukota sore hari..

______________________

  • ✍ Penyusun | Abdullah bin Suyitno (عبدالله بن صيتن) 

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017-sekarang) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- sekarang) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019)

Check Also

Hakikat Kebenaran Sesungguhnya

👤 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata: . الحق ما قام الدَّليل عليه، وليس …

Kapan Fitnah Datang?

Hudzaifah bin Yaman radhiyallahu anhu berkata: لا تضرك الفتنة ما عرفت دينك، إنما الفتنة إذا …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com