Nasehat Ulama

Tampak Berpuasa Tapi “sejatinya” Tidak Berpuasa

TAMPAK SEOLAH BERPUASA, TETAPI SEJATINYA TIDAK

Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah berkata :

فقد يصومُ الصائمُ ويشتدُّ جوعُهُ وعطشُهُ ويشتدُّ تعبُهُ، وليس له أجرٌ عند الله عز وجل ، بسبب أنه سلط لسانهُ في الكلام الحرام، وسلط نظره على النظر الحرام، وسلط أذنيه على استماع المحرم، فهذا في الحقيقة لم يَصُمْ، وإنما ترك الطعام والشراب فقط، فهو يتعب بلا فائدة، فالصيام يشمل جميع هذه الأشياء؛ صيام البطن عن الأكل والشرب وسائر المفطرات، وصيام السمع عن كل كلامٍ محرم، وصيام النظر عن كل ما حرم الله النظر إليه، وصيام اللسان عن النطق بالفحش والآثام، فتصوم جميع جوارحه

“Terkadang seseorang yang berpuasa dia merasakan sangat lapar, haus, dan letih. Namun dia tidak mendapatkan pahala sedikitpun di sisi Allah Azza wa Jalla. Karena ia mengucapkan ucapan yang haram disaat berpuasa. Pandangannya juga digunakan untuk memandang perkara yang haram. Telinganya pun digunakan untuk mendengar sesuatu yang diharamkan. Orang seperti ini sejatinya tidak sedang berpuasa. Dia hanya sedang meninggalkan makan dan minum, serta merasa capek yang tidak ada manfaatnya. Ibadah puasa itu mencakup semua perkara tadi. Perutnya berpuasa dari makan dan minum serta segala hal yang menjadikan puasanya batal. Telinganya berpuasa dari mendengarkan yang haram, matanya berpuasa dari memandang yang diharamkan, serta lisannya berpuasa dari pembicaraan yang kotor serta mengandung dosa. Sehingga seluruh anggota badannya ikut berpuasa.”

______________________________

? Majalis Syahri Ramadhan al-Mubaarak hal. 15

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com - Bertanya ke ulama - Kirim pertanyaan ke Ulama

Follow Akun Kami

Berdasarkan Al-Qur’an, As-Sunnah, dengan pemahaman generasi terbaik para Shahabat ridwanullah ‘alaihim jami’an, Ijma.

Shahihfiqih.com © Copyright 2024 | All Rights Reserved
Powered by Fahd Network