Mutiara Salaf

Satu-Satunya Jalan Yang Tidak Tertutup

? Junaid bin Muhammad rahimahullah berkata,

الطَّرِيْقُ إِلَى اللّٰهِ مَسْدُوْدٌ عَلَى خَلْقِ اللّٰهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا عَلَى المُقْتَفِيْنَ آثَارَ رَسُوْلِ اللّٰهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالتَّابِعِيْنَ لِسُنَّتِهِ كَمَا قَالَ اللّٰهُ عَزّٰ وَجَلَّ لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُوْلِ اللّٰهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ (سورة الأحزاب آية ٢١)

“Jalan menuju Allah itu tertutup bagi makhluk Allah azza wa jalla kecuali bagi orang-orang yang mengikuti atsar-atsar Rasulullah, dan mengikuti sunnahnya. sebagaimana difirmankan oleh Allah azza wa jalla, “sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu” (Qs. Al-Ahzab 21)”
___________

? Shifat Ash-Shafwah: 11/418

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com - Bertanya ke ulama - Kirim pertanyaan ke Ulama

Follow Akun Kami

Berdasarkan Al-Qur’an, As-Sunnah, dengan pemahaman generasi terbaik para Shahabat ridwanullah ‘alaihim jami’an, Ijma.

Shahihfiqih.com © Copyright 2024 | All Rights Reserved
Powered by Fahd Network