Home / Fatwa / Hukum Perkataan Penjual Kepada Pembeli “Saya Memiliki Barang Yang Lebih Baik Dari Ini, Kemarilah!”

Hukum Perkataan Penjual Kepada Pembeli “Saya Memiliki Barang Yang Lebih Baik Dari Ini, Kemarilah!”

Donasi Dakwah Shahihfiqih.com

PERTANYAAN :
Samahatussy Syaikh, yang mulia, bila saya melihat ada salah seorang dari para pembeli yang ingin membeli sebuah mobil namun dia tidak berada di stand saya, apakah boleh saya mengatakan kepadanya, “Saya memiliki yang lebih bagus darinya, kemarilah ke stand saya untuk melihatnya?” Mohon kami diberikan fatwa seputar hal itu, semoga Allah membalas anda dengan kebaikan

JAWABAN :
Bila anda melihat seseorang ingin membeli suatu barang dari orang lain, tidak boleh anda mengatakan, “Saya memiliki yang lebih baik darinya”, baik barang tersebut berupa mobil atau selainnya sebab Nabi shallallahu alaihi wasallam telah melarang seseorang menjual sesuatu yang masih diperjualbelikan oleh saudaranya dan tawar-menawar atas tawaran yang masih dilakukannya

Adapun bila belum terjadi kesepakatan dengan pemilik mobil dan belum terjadi tawar-menawar antara keduanya, maka hal itu berpulang kepada anda, akan tetapi tidak menawarkan kepadanya adalah lebih baik

_________

👤 Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

📚 As’ilatun Min Ba’dhi Ba’i’is Sayyarat, Hal. 19-20

About Abdullah bin Suyitno

Avatar
Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Hukum Menangguhkan Shalat Hingga Malam Hari

PERTANYAAN : Banyak tenaga kerja yang menangguhkan shalat Zhuhur dan Ashar hingga malam hari dengan …

Hukum Memakan Dari Hasil Pekerjaan Yang Haram

PERTANYAAN : Jika pekerjaan ayah saya haram, apa boleh kami memakan dari penghasilannya? Jika tidak …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com