Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda
مَنْ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ وَلَمْ يَتْبَعْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ، فَإِنْ تَبِعَهَا فَلَهُ قِيرَاطَانِ، قِيلَ: وَمَا الْقِيرَاطَانِ؟ قَالَ: أَصْغَرُهُمَا مِثْلُ أُحُدٍ
“Barangsiapa menshalatkan jenazah tanpa mengantarkannya hingga dikubur maka ia mendapatkan pahala satu qirot. Jika ia menshalatkan dan mengantarkannya hingga dikubur, maka ia mendapatkan pahala dua qirot.” Beliau ditanya, “Seberapa besar ukuran qirot itu?” Beliau menjawab, “Minimalnya sebesar Gunung Uhud.” (HR. Muslim no. 945)