Home / Mutiara Salaf / Harta Itu Dinilai Dari Berkahnya Bukan Jumlahnya

Harta Itu Dinilai Dari Berkahnya Bukan Jumlahnya

Buku Shahihfiqih - Buku Fahd Project

Syaikh Shalih al-Ushaimi hafidzohullah berkata :

نفع المال ببركته لا بكثرته؛ فيطيب حلاله وتوجد بركته وإن قلَّ، ويخبث حرامه ويُمحق ولو كثر، فالمقلُّون في حلالٍ سعداء، والمكثرون في حرامٍ أشقياء.

“Kebermanfaatan harta bisa dinilai dari keberkahannya, bukan banyaknya. Harta halal itulah yang baik, yang diberkahi, meskipun sedikit jumlahnya. Harta haram itulah yang buruk, yang dihapus keberkahannya, meskipun melimpah jumlahnya. Orang yang berbahagia adalah para pemilik harta halal, meskipun bilangannya sedikit. Sedangkan orang yang sengsara adalah para pemilik harta haram, meskipun jumlahnya melimpah.”

(twitter.com/Osaimi0543/status/1538950321694810119)

About Tim Shahihfiqih

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Februari 2021)

Check Also

Sejak 6 Bulan Sebelum Ramadhan

Sebagian ulama salaf mengatakan ‎كَانُوا يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يُبَلِّغَهُمْ شَهْرَ رَمَضَانَ ثُمَّ يَدْعُوْنَ …

Waspada Dengan Murka Allah

Imam Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata : “Waspadalah terhadap murka Allah Ta’ala dalam tiga perkara. 1. …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com - Bertanya ke ulama - Kirim pertanyaan ke Ulama