Home / Mutiara Salaf / Merenungi Saat Kematian

Merenungi Saat Kematian

Al-A’masy rahimahullah berkata

كنا نشهد الجنازة، ولا ندري من المعزى فيها لكثرة الباكين، وإنما بكاؤهم على أنفسهم لا على الميت

Kami pernah menghadiri pemakaman jenazah. Saat itu, kami tidak mengetahui kepada siapa kami bertakziah karena banyaknya orang yang menangis. Akan tetapi, tangisan mereka tertuju kepada mereka sendiri, bukan tertuju kepada jenazah.

Al-Aqibah Fi Dzikril Mauti Wal Akhirah Lil Isybili, hlm. 15

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Perhatikan Ini !

Yahya bin Mu’adz rahimahullah berkata, حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَأَنْتَ تَكْرَهُهَا، وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ وَأَنْتَ تَطْلُبُهَا، …

Dilapangkanya Urusan Terkadang Adalah Sebuah Ujian

Abdurrahman bin Auf radhiyallahu anhu berkata : اِبْتَلَيْنَا بِالضَّرَّاءِ فَصَبَرْنَا، وَابْتَلَيْنَا بِالسَّرَّاءِ فَلَمْ نَصْبِرْ “Kami …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com