Home / Mutiara Salaf / SUNNAH BAGI PARA SUAMI DIRUMAH (MEMBANTU TUGAS ISTRI)

SUNNAH BAGI PARA SUAMI DIRUMAH (MEMBANTU TUGAS ISTRI)

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata :

✔️ Termasuk tawadhu’nya Nabi shallallahu alaihi wasallam adalah beliau di dalam rumah membantu keluarga beliau. Beliau memerah susu kambing, menjahit sandal, membantu mereka di rumah mereka. Karena Aisyah pernah ditanya, apa yang diperbuat Nabi shallallahu alaihi wasallam di rumah beliau? Aisyah berkata : ”Beliau sering membantu keluarga beliau shallallahu alaihi wasallam.”

🔹Maka misalnya seorang insan jika ia berada di rumahnya, maka termasuk sunnah adalah hendaknya ia membuat teh sendiri untuk dirinya, memasak jika memang ia bisa memasak, mencuci apa yang perlu dicuci, ini semua termasuk sunnah. Engkau.. jika engkau melakukan itu semua, engkau akan dapat pahala, pahala sunnah karena mencontoh Rasul shallallahu alaihi wasallam, dalam rangka tawadhu’ karena Allah.

🔹Dan karena hal ini akan menumbuhkan kecintaan antara dirimu dengan istrimu, jika istrimu merasa kalau engkau selalu membantu mereka dalam tugas mereka, mereka akan mencintaimu. Dan martabatmu akan bertambah tinggi disisi mereka. Sehingga dalam perkara ini ada kemaslahatan yang besar.”
_____________________________

  • Syarh Riyadhus Shalihin 2 : 264

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019)

Check Also

Perkara Yang Tidak Memiliki Keburukan Sama Sekali

Aun bin Abdullah rahimahullah berkata: الخير الذي لا شر فيه: الشكر مع العافية، فكم من …

Bahaya Kawan Yang Gemar Berjidal (berdebat)

Muhammad bin Sirin rahimahullah berkata: لا تجادل إلا رجلا إن كلمته رجوتَ أن يرجع، فأمّا …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com