Tebar Qurban 1443H Shahihfiqih.com
Home / Fatwa / Mati Karena Kebut-kebutan Apakah Termasuk Bunuh Diri?

Mati Karena Kebut-kebutan Apakah Termasuk Bunuh Diri?

Donasi Dakwah Shahihfiqih.com

PERTANYAAN :

Seseorang meninggal disebabkan karena kecelakaan mobil yang ngebut. Apakah ini bisa dikatakan termasuk perbuatan bunuh diri?


JAWABAN :

لا، هذا ليس بانتحار لكنه قتل نفسه خطأً، إذا كانت السرعة هذه هي سبب الحادث فقد قتل نفسه خطأً، لأنه لو سئل: هل أنت أسرعت لتموت؟ لقال: لا، فهذا ليس بمنتحر ولكن يقال: إنه قتل نفسه خطأ.

Tidak, ini bukan bunuh diri. Namun dia membunuh dirinya karena tersalah (tidak disengaja). Jika penyebab kecelakaan tersebut adalah kecepatan yang berlebihan (ngebut), berarti dia telah membunuh dirinya tanpa disengaja. Karena seandainya dia ditanya : “Apakah kamu ngebut supaya mati? Pasti dia akan menjawab, tidak.” Sehingga ini bukan perbuatan bunuh diri.

______________________________

  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
  • Liqa al-Bab al-Maftuh 73

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Februari 2021)

Check Also

Jika Engkau Ingin Menikah Utarakanlah

Imam Syafi’i rahimahullah berkata : ينبغي للولد أن يصارح أباه بغربته في الزواج وينبغي لأب …

Hukum Ucapan “Semoga Engkau Panjang Umur”

PERTANYAAN ما حكم قول: “أطال الله بقاءك”، “طال عمرك”؟ Apa hukum ucapan, “Semoga Allah memanjangkan …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com