Home / Fatwa / Hukum Orang Yang Mengatakan, “Sesungguhnya Allah Berada Di Setiap Tempat (Dimana-Mana)”

Hukum Orang Yang Mengatakan, “Sesungguhnya Allah Berada Di Setiap Tempat (Dimana-Mana)”

Pre-Order Buku Shahihfiqih - Buku Fahd Project

PERTANYAAN :

Syaikh Ibnu Utsaimin ditanya tentang ucapan sebagian orang bila ditanya, “‘Di mana Allah?”, lalu mereka menjawab, “‘Allah berada di setiap tempat (di mana-mana)” atau -hanya bilang-“Allah itu ada.” Apakah jawaban seperti ini dinyatakan benar secara muthlaq (tanpa embel-embel)?

JAWABAN :

Jawaban semacam itu adalah jawaban yang batil baik secara muthlaq ataupun dengan embel-embel. Bila anda ditanya, “Di mana Allah?”, maka jawablah, “Allah berada di langit”, sebagaimana jawaban yang diberikan oleh seorang wanita ketika ditanya oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam, seperti itu, lantas dia menjawab, “Dia (Allah) berada di langit”.

Sedangkan orang yang hanya mengatakan, “Allah itu ada”, ini jawaban menghindar dan mengelak (berkth lidah) semata.

Adapun terhadap orang yang mengatakan, “Sesungguhnya Allah berada di setiap tempat (di mana-mana)”; bila yang dia maksud dzatNya, maka ini adalah kekufuran sebab merupakan bentuk pendustaan terhadap nash-nash yang menekankan hal itu. Justru dalil-dalil sam’iy (al-Qur‘an dan hadits), logika serta fitrah menyatakan bahwa Allah Mahatinggi di atas segala sesuatu dan di atas langit, beristiwa’ di atas ArsyNya.

____

? Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah

? Kumpulan Fatwa dan Risalah, Juz I, hal. 132-133.

About Tim Shahihfiqih

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Februari 2021)

Check Also

Apakah Janin Yang Keguguran di Aqiqahi?

  Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjawab : في هذا تفصيل أما السقط قبل …

Adab Ketika Meminum Air Zam-Zam

ADAB KETIKA MINUM ZAM-ZAM1. Menghadap kekiblat2. Meminum dalam tiga nafas, dan dan melepas mulut dari …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com - Bertanya ke ulama - Kirim pertanyaan ke Ulama