Home / Fatwa / Hukum Mengenakan Pakaian Hitam Saat Berduka Cita

Hukum Mengenakan Pakaian Hitam Saat Berduka Cita

PERTANYAAN :
Apakah boleh mengenakan pakaian bewarna hitam untuk menunjukkan kesedihan karena kematian, terutama karena kematian suami?

JAWABAN :
Mengenakan pakaian hitam saat tertimpa musibah merupakan simbol yang tidak ada asalnya. Seharusnya ketika seseorang tertimpa musibah ia melaksanakan hal-hal yang telah diajarkan syari’at, yaitu mengucapkan,

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اَللَهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا

“Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepadaNya kami akan kembali. Ya Allah, berilah aku pahala dari musibahku ini dan berilah aku ganti yang lebih baik daripada musibah ini” (HR. Muslim)

Jika ia mengucapkan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, Allah subhanahu wa ta’ala akan membalasnya dengan pahala dan memberikan pengganti yang lebih baik. Adapun mengenakan pakaian tertentu, misalnya pakaian hitam atau lainnya, tidak ada asalnya, bahkan ini merupakan perkara batil dan tercela.

_________

👤 Syaikh Muhammad bin Sholih al Utsaimin rahimahullah

📚 Fatawa al-Mar’ah, hal. 65

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Diantara Buah Keimanan Kepada Qadha Dan Qadar

PERTANYAAN : Apakah mungkin, qadha dan qadar bisa membantu bertambahnya iman seorang Muslim? JAWABAN: Beriman …

Hukum Melanjutkan Studi Bagi Mahasiswi Yang Ditinggal Mati Suaminya

PERTANYAAN : Wanita yang ditinggal mati suaminya dan berkewajiban menjalani masa iddah, padahal ia seorang …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com