Home / Fatwa / MENGAMBIL HARTA SUAMI TANPA IJIN, BOLEHKAH?

MENGAMBIL HARTA SUAMI TANPA IJIN, BOLEHKAH?

PERTANYAAN : 

Saya adalah seorang istri, dan suami saya tidak memberikan nafkah pada saya dan anak-anak saya. Terkadang saya mengambil hartanya tanpa sepengetahuan suami saya, untuk kebutuhan saya dan anak-anak saya sehari-hari. Apakah saya berdosa karenanya? 


JAWABAN : 

Jika situasinya adalah seperti yang Anda sebutkan tadi, yaitu Anda mengambil untuk kebutuhan Anda dan anak-anak Anda, maka boleh bagi Anda untuk mengambilnya (tanpa sepengetahuan suami Anda) sebanyak yang Anda butuhkan dan anak-anak Anda butuhkan dengan cara yang baik (yaitu tidak berlebihan, secukupnya saja). 
Dari Aisyah radhiyallahu anha, sesungguhnya Hindun binti ‘Utbah berkata kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam : “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan adalah seorang suami yang pelit. Dia tidak memberi untukku dan anak-anakku nafkah yang mencukupi kecuali jika aku mengambil uangnya tanpa sepengetahuannya”. 

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :


خُذِى مَا يَكْفِيكِ وَوَلَدَكِ بِالْمَعْرُوفِ


“Ambillah dari hartanya yang bisa mencukupi kebutuhanmu dan anak-anakmu dengan kadar sepatutnya” (HR. Bukhari 5364)



Hanya Allah-lah Pemberi petunjuk.

_____________________________

  • Fatwa Lajnah Daimah lil buhuts al-ilmiyyah wal ifta’, 17612

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Perhatikan, Jika Ingin Selamat Dari Ngerinya Sakaratul Maut Dan Hari Kiamat.

Abdullah Ibnul Mubarak rahimahullah mengatakan, ﺭﺃﻳﺖ ﻣﺎﻟﻜﺎ ﻓﺮﺃﻳﺘﻪ ﻣﻦ اﻟﺨﺎﺷﻌﻴﻦ ﻭﺇﻧﻤﺎ ﺭﻓﻌﻪ اﻟﻠﻪ ﺑﺴﺮﻳﺮﺓ ﺑﻴﻨﻪ …

Hukum Seleksi Pegawai Dengan Tujuan Menghalangi Orang Lain Untuk Lolos

PERTANYAAN : Jika ada dua orang yang mengikuti seleksi pekerjaan yang mana masing-masing mereka telah …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com