Fatwa Tanya Jawab

Adab Bersosial Media : Tidak Menscreenshot Percakapan

ADAB BERSOSIAL MEDIA = TIDAK MENSCREENSHOT PERCAKAPAN
.
س: ما نصيحتكم لمن يصور المحادثات الشخصية بينه وبين أخيه ثم يرسله؟
ج: هذا من الخيانة! أن يتحدث الإنسان مع أخيه بالهاتف بهذه الوسائل الواتساب آب ثم ينشرها بين الناس. فهذا من الخيانة إلا بإذنه. إذا كان الإنسان إذا حدث أخاه فالتفت فهي أمانة فكيف بما علم عند الناس أنها أمانة. من الخيانة سواء في خير أو شر أن يصور الانسان محادثه بينه وبين اخيه ثم ينشرها بدون اذنه هذه خيانة ولا تجوز، ويجب على الناس أن ينتهوا عنها .

PERTANYAAN :
“Apa nasihat Anda kepada orang yang menscreenshot percakapan antara dirinya dan saudaranya kemudian mengirimkannya (kepada orang lain)?”
.
.
JAWABAN:
“Ini merupakan perbuatan khianat! Ketika seseorang melakukan percakapan dengan saudaranya dengan HP/WA lalu (mengscreenshot dan) menyebarkan percakapan tersebut kepada orang lain maka ia telah melakukan pengkhianatan, kecuali apabila ia telah meminta izin. Sama saja baik pada perkara yang baik maupun perkara yang buruk, keduanya tetap merupakan tindakan pengkhianatan. Perbuatan ini tidak diperbolehkan dan orang-orang wajib berhenti dari tindakan semacam ini!”
.
____________________
.
? Syaikh Prof. Dr. Sulaiman bin Salimullah Ar-Ruhaily Hafidzhahullahu Ta’ala

? Youtu.be/jPE9AthtBok

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com - Bertanya ke ulama - Kirim pertanyaan ke Ulama

Follow Akun Kami

Berdasarkan Al-Qur’an, As-Sunnah, dengan pemahaman generasi terbaik para Shahabat ridwanullah ‘alaihim jami’an, Ijma.

Shahihfiqih.com © Copyright 2024 | All Rights Reserved
Powered by Fahd Network