Home / Mutiara Salaf / Umurmu.. Umurmu..

Umurmu.. Umurmu..

Donasi Dakwah Shahihfiqih.com

👤 Hasan Al Bashri rahimahullah berkata :

ابن آدم إنما أنت أيام كلما ذهب يوم ذهب بعضك

“Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanyalah kumpulan hari. Tatkala satu hari itu hilang, maka akan hilang pula sebagian dirimu.” (Hilyatul Auliya’, 2: 148)

👤 Hasan Al Bashri rahimahullah juga pernah berkata :

لم يزل الليلُ والنهار سريعين في نقص الأعمار ، وتقريبِ الآجال

“Malam dan siang akan terus berlalu dengan cepat dan umur pun berkurang, ajal (kematian) pun semakin dekat.” (Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 383).

👤 Aun bin ‘Abdillah rahimahullah berkata :

“Sikapilah bahwa besok adalah ajalmu. Karena begitu banyak orang yang menemui hari besok, ia malah tidak bisa menyempurnakannya. Begitu banyak orang yang berangan-angan panjang umur, ia malah tidak bisa menemui hari esok. Seharusnya ketika engkau mengingat kematian, engkau akan benci terhadap sikap panjang angan-angan.” 
Beliau juga berkata :

إنَّ من أنفع أيام المؤمن له في الدنيا ما ظن أنَّه لا يدرك آخره

“Sesungguhnya hari yang bermanfaat bagi seorang mukmin di dunia adalah ia merasa bahwa hari esok sulit ia temui.” (Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 385)
__________________________

  • Penyusun | Abdullah bin Suyitno (عبدالله بن صيتن)

About Abdullah bin Suyitno

Avatar
Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Februari 2021)

Check Also

Tetaplah Menyeru Kepada Kebaikan

Ibnu Daqiqil Ied rahimahullah berkata, “Bahwa para Ulama menuturkan : لَا يُشْتَرَطُ فِي الْآمِرِ بِالْمَعْرُوفِ …

Renungna Kenapa Kita Diuji

Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah berkata: إِنّ الْمُؤْمِنَ لَابُدَّ أَنْ يُفْتَنَ بِشِيٍّ مِنَ الْفِتَنِ الْمُؤْلِمَةِ الشَّاقَّةِ …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com