Home / Mutiara Salaf / Tampak Menasehati Tetapi Hakekatnya Mendzalimi

Tampak Menasehati Tetapi Hakekatnya Mendzalimi

👤 Ibnu Hazm rahimahullah berkata:
“Maka wajib atas seseorang untuk selalu memberi nasehat, baik yang diberi nasehat itu suka ataupun benci, tersinggung atau tidak tersinggung. Apabila engkau memberi nasehat, maka nasehatilah secara rahasia, jangan di hadapan orang lain, dan cukup dengan memberi isyarat tanpa terus terang secara lansung, kecuali apabila orang yang dinasehati tidak memahami isyaratmu, maka harus secara terus terang. jika engkau melampaui adab-adab tadi, maka engkau orang yang zalim, bukan pemberi nasehat, dan gila ketaatan serta gila kekuasaan, bukan pemberi amanat dan pelaksana hak ukhuwah. Ini bukanlah termasuk hukum akal dan hukum persahabatan, melainkan hukum rimba, seperti  seorang penguasa dengan rakyatnya, dan tuan dengan hamba sahayanya.”

____________________

  • Al Akhlak wa As Siyar fi Mudaawaati An Nufus, halaman 45

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Berlombalah Dalam Kebaikan

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata, . ‏من سبق في الدنيا إلى الخيرات ، …

Keutamaan Bersedekah Dari Hasil Yanh Halal Meskipun Sedikit

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang sedekah : لاَ يَتَصَدَّقُ أَحَدٌ بِتَمْرَةٍ مِنْ كَسْبٍ …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com