Home / Artikel / HATI YANG BAIK

HATI YANG BAIK

🔴 Baiknya hati adalah dengan takut kepada Allah, rasa khawatir pada siksaNya, bertakwa dan mencintaiNya. 

🔴 Jika hati itu rusak, yaitu tidak ada rasa takut pada Allah, tidak khawatir akan siksaNya, dan tidak mencintaiNya, maka seluruh badan akan ikut rusak. 
Karena hati yang memegang kendali seluruh jasad. Jika pemegang kendali ini baik, maka baiklah yang dikendalikan. Jika ia rusak, maka rusaklah seluruh yang dikendalikan. 

🔴 Oleh karena itu, seorang muslim hendaklah meminta pada Allah agar dikaruniakan hati yang baik. Jika baik hatinya, maka baik pula seluruh urusannya. Sebaliknya, jika rusak, maka tidak baik pula urusannya.” 

______________

  • Al Minhah Ar Robbaniyah fii Syarh Al Arba’in An Nawawiyah, 109

___________________________

🔴 Baiknya hati merupakan indikator baiknya seluruh tubuh.

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati.” (HR. Bukhari 52 dan Muslim 1599).

👤 Ibnu Rajab al-Hambali rahimahullah berkata :

“baiknya amalan badan seseorang dan kemampuannya untuk menjauhi keharaman, juga meninggalkan perkara syubhat (yang masih samar hukumnya), itu semua tergantung pada baiknya hati.” (Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 1 : 210)

👤 Para Ulama mengatakan :

 “Walaupun hati itu kecil dibandingkan dengan bagian tubuh yang lain, namun baik dan jeleknya seluruh jasad tergantung pada hati.” (Syarh Muslim, 11 : 29).

👤 Para Ulama mengatakan : 

“Hati adalah malikul a’dhoo (rajanya anggota badan), sedangkan anggota badan adalah junuduhu (tentaranya).” (Jaami’ul ‘Ulum, 1 : 210)

📌 Pemilik hati yang baik adalah seorang mukmin yang sejati, dimana cirinya Allah puji dalam AlQuran :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman (sempurna imannya) ialah MEREKA YANG BILA DISEBUT NAMA ALLAH GEMETARLAH HATI MEREKA, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Allah lah mereka bertawakkal (berserah diri).” (Qs. Al-Anfaal: 2)

📌 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman bahwasanya hati yang baiklah yang selamat :

يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

“(Yaitu) hari di mana tidak berguna lagi harta dan anak-anak kecuali mereka yang datang menemui Allah dengan HATI YANG SELAMAT.” (Qs. Asy Syu’ara 88-89)

About Abdullah bin Suyitno

Avatar
Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Sebab Hidayah, Menjauhi Komunitas Teman Yang Buruk

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata : الشيخ محمد بن صالح العثيمين وكم من …

Waktu Mustajab Di Malam Hari

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : إِنَّ …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com