Home / Mutiara Salaf / ​UMUR MANUSIA YANG SEBENARNYA

​UMUR MANUSIA YANG SEBENARNYA

👤 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

“Waktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung). Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti kehidupan binatang ternak. Jika waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar menghamburkan syahwat (hawa nafsu), berangan-angan yang batil, hanya dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan, maka sungguh kematian lebih layak bagi dirinya.”

____________________________ 

  • Kitab Al Jawabul Kafi, 109

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Dampak Cemas Berlebihan Bagi Kesehatan

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata : على كل إنسان أصيب بمصيبة أن يصبر، …

Hukum Bekerja Bersama Orang Kafir

PERTANYAAN : Ada seseorang yang bekerja bersama orang-orang kafir. Apa nasihat Syaikh untuknya? JAWABAN: Kami …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com