Home / Tanya Jawab / Implikasi Risywah (Budaya Suap) Di Tengah Masyarakat

Implikasi Risywah (Budaya Suap) Di Tengah Masyarakat

PERTANYAAN :
Bagaimana jadinya kondisi suatu masyarakat ketika budaya suap menyebar ditengah mereka?

JAWABAN :
Tidak dapat disangkal lagi bahwa munculnya berbagai perbuatan maksiat akan menyebabkan keretakan dalam hubungan masyarakat, terputusnya tali kasih sayang diantara individu-individunya dan timbulnya kebencian, permusuhan serta tidak saling menolong dalam berbuat kebajikan. Diantara implikasi paling buruk dari merajalelanya budaya suap dan perbuatan-perbuatan maksiat lainnya didalam lingkungan masyarakat adalah muncul dan tersebarnya perilaku-perilaku nista, lenyapnya perilaku-prilaku utama (akhlaq yang baik) dan sebagian anggota masyarakat suka menganiaya sebagian yang lainnya. Hal ini sebagai akibat dari pelecehan terhadap hak-hak melalui perbuatan suap, mencuri, khianat, kecurangan didalam mu’amalat, kesaksian palsu dan jenis-jenis kedzoliman dan perbuatan melampaui batas semisalnya.

Semua jenis-jenis ini adalah tindakan kejahatan yang paling buruk. Ia termasuk salah satu dari sebab-sebab mendapatkan kemurkaan dari Allah, timbulnya kebencian dan permusuhan antara sesama Muslim dan sebab-sebab terjadinya adzab menyeluruh lainnya. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إِنَّ النَاسَ إِذَا رَأَوُا الْمُنْكَارَ فَلَمْ يُنْكِرُوْهُ أَوْشَكَ ٱَنْ يَعُمَّه‍ُمُ اللهُ بِعِقَابِهِ

“Sesungguhnya bila manusia telah melihat kemungkaran lantas tidak mengingkarinya, maka telah dekatlah Allah meratakan adzab Nya terhadap mereka” (HR. Imam Ahmad (1,17,30,54) dengan sanad shahih dari Abu Bakar ash-Siddiq radhiyallahu anhu dan abu Daud, kitab Al-Malahim (4338); At-Tirmidzy, kitab At-Tafsir (3057), dan Ibnu Majah, kitab Al-Fitan (4005) semisalnya)

_____

👤 Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

📚 Kitab ad-Da’wah

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Hukum Merayakan Valentine Days (1)

PERTANYAAN : Akhir-akhir ini telah merebak perayaan Valentine’s day terutama di kalangan para pelajar putri, …

Hukum Permainan Sepak Bola Boneka

PERTANYAAN : Apa hukum permainan yang baru-baru ini muncul di pasaran (di Saudi Arabia) dan …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com