Home / Fatwa / Hukum Melanjutkan Studi Bagi Mahasiswi Yang Ditinggal Mati Suaminya

Hukum Melanjutkan Studi Bagi Mahasiswi Yang Ditinggal Mati Suaminya

Donasi Dakwah Shahihfiqih.com

PERTANYAAN :
Wanita yang ditinggal mati suaminya dan berkewajiban menjalani masa iddah, padahal ia seorang mahasiswi, apakah boleh melanjutkan studinya?

JAWABAN :
Istri yang ditinggal mati suaminya wajib menjalani masa iddah didalam rumah tempat meninggalnya suaminya selama empat bulan sepuluh hari, dan hendaknya ia hanya tinggal disitu. Ia pun berkewajiban menjauhi segala hal yang dapat memperindah dirinya dan mengundang pandangan kepadanya, yaitu berupa wewangian, celak, bedak, pakaian indah yang menghiasi tubuhnya dan sebagainya yamg dapat memperindah dirinya. Kendati demikian, ia dibolehkan keluar siang hari jika memang diperlukan. Mahasiswi ini boleh pergi ke sekolah karena kebutuhan belajarnya dan memahami berbagai persoalan dengan tetap menjalankan hal-hal yang di wajibkan atas wanita yang sedang menjalani masa iddah kerena di tinggal mati suaminya dan menjauhi segala larangan yang bisa menggoda kaum lelaki dan mendorong mereka untuk melamarnya.

___________

📚 Fatawa al-Mar’ah, al-Lajnah ad-Da’imah, hal.142

About Abdullah bin Suyitno

Avatar
Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Hukum Menangguhkan Shalat Hingga Malam Hari

PERTANYAAN : Banyak tenaga kerja yang menangguhkan shalat Zhuhur dan Ashar hingga malam hari dengan …

Hukum Memakan Dari Hasil Pekerjaan Yang Haram

PERTANYAAN : Jika pekerjaan ayah saya haram, apa boleh kami memakan dari penghasilannya? Jika tidak …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com