Home / Tag Archives: hati (page 18)

Tag Archives: hati

Waspada Dengan Teman Yang Satu Ini

👤 Syah bin Syuja’ al-Kirmani rahimahullah berkata : مَنْ صَحِبَكَ وَوَافَقَكَ عَلَى مَا حُيِبُّ وَخَا لَفَكَ فِيْمَا يَكْرَهُ فَإِنَّمَا يَصْحَبُ ه‍َوَاهُ، وَمَنْ صَحِبَ ه‍َوَاهُ فَهُوَ يَطْلُنُ رَاحَةَ الدُّنْيَا “Barangsiapa yang berteman denganmu dan menyepakatimu dalam perkara yang disukainya saja, dan menyelisihimu dalam perkara yang dibencinya, pada hakikatnya dia hanya berteman …

Read More »

Pendidikan Adab Lebih Penting Daripada Harta

👤 Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah berkata : فالآداب الحسنة خيرٌ للأولاد حالاً ومآلاً من إعطائهم الذهب والفضة “Adab-adab yang indah, itu lebih baik untuk anak-anak, sekarang maupun masa yang akan datang, daripada pemberian emas dan perak kepada mereka.” ____________________________  Bahjah Qulub al-Abrar, 197

Read More »

Dampak Banyak Berbicara..

👤 Umar bin Khattab Radhiyallahu anhu berkata : مَنْ كَثُرَ كَلاَمُهُ كَثُرَ سَقَطُهُ، وَمَنْ كَثُرَ سَقَطُهُ كَثُرَتْ ذُنُوْبُهُ، وَ مَنْ كَثُرَتْ ذُنُوْبُهُ كَانَتِ النَّارُ أَوْلَى بِهِ “Barangsiapa yang banyak bicara maka akan banyak salahnya, dan barangsiapa yang banyak salahnya maka akan banyak dosanya, dan barangsiapa yang banyak dosanya maka nerakalah …

Read More »

Janganlah Menunda Amal Ketaatan

👤 Ibnu Hajar rahimahullah berkata : المرءُ إذا لاحت لهُ الفرصةُ في الطّاعةِ فحقّهُ أن يبادرَ إليها ولا يسوّفَ بها لئلا يُحرَمها   “Apabila seseorang mendapatkan kesempatan berbuat ketaatan, maka wajib atasnya untuk bersegera melakukannya dan jangan menundanya. Supaya dia tidak terhalangi darinya.” _____________________________ Fathul Bari 8/124

Read More »

Maka Inilah Kebahagiaan..

Syaikh Shalih Al-Fauzan Hafizhahullah berkata : فإذا جمع الله للعبد النظرة إلى الدنيا النظرة الصائبة إلى الدنيا والنظرة الصائبة إلى الآخرة اتخذ الدنيا وسيلة للآخرة ومطية ومزرعة للآخرة فهذا هو السعيد “Jika Allah telah mengumpulkan pada seorang hamba pandangan terhadap dunia dengan pandangan yang tepat, dan pandangan yang tepat terhadap …

Read More »

Istighfar Namun Justru Dimurkai?

Yahya bin Muadz rahimahullah berakta : كَمْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ مَمْقُوتٍ ، وَسَاكِتٍ مَرْحُومٍ, هَذَا الْمُسْتَغْفِرُ وَقَلْبُهُ فَاجِرٌ، وَهَذَا سَاكِتٌ ،وَقَلْبُهُ ذَاكِرٌ “Betapa banyak orang yang beristighfar namun malah dimurkai dan orang yang diam namun dirahmati, (Kemudian beliau berkata) Orang tersebut beristighfar namun hatinya lalai dan orang tersebut diam namun hatinya …

Read More »

Jadilah Pemaaf Agar Allah Juga Mengampuni Dosa-dosamu

Muhammad Ibnu Hibban rahimahullah berkata: ‏الواجب على العاقل لزوم الصفح عند ورود الإساءة عليه من العالَم بأسرهم؛ رجاء عفو الله جل وعلا عن جناياته التي ارتكبها في سالف أيامه. “Yang wajib atas orang yang berakal adalah selalu berlapang dada dan memaafkan ketika datang perbuatan buruk terhadap dirinya dari seluruh dunia, …

Read More »