Home / Mutiara Salaf / Kenapa Shohibul Qurban Tidak Boleh Potong Kuku Dan Rambut?

Kenapa Shohibul Qurban Tidak Boleh Potong Kuku Dan Rambut?

Imam An-Nawawi rahimahullah berkata:

قَالَ أَصْحَابُنَا وَالْحِكْمَةُ فِي النَّهْيِ أَنْ يَبْقَى كَامِلَ الْأَجْزَاءِ لِيُعْتِقَ مِنَ النَّارِ

Ulama madzhab kami (syafi’i) berkata: hikmah dari larangan (memotong rambut, kuku bagi yang ingin berkurban setelah masuk bulan dzulhijjah) adalah agar semua anggota badan tetap sempurna sampai dibebaskan (Allah) dari neraka”

Al-Minhaj 13/139

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Wanita Yang Ingin Berqurban Teteap Boleh Menyisir Rambut

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata: إذا احتاجت المرأة إلى المشط في هذه الأيام …

Siapa Saja Yang Tidak Boleh Mencukur Rambut Ketika Berqurban?

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata: وإذا دخل شهر ذي الحجة وهو عازم على …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com