Home / Mutiara Salaf / Bahaya Cinta Kepemimpinan

Bahaya Cinta Kepemimpinan

Donasi Dakwah Shahihfiqih.com

Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata :
.
ما منْ أحَدٍ أَحبَّ الرِّئَاسَةَ إِلَّا حسدَ وبغَى وَتَتَبَّعَ عُيُوبَ النَّاس وَكَرِهَ أَنْ يُذْكَرَ أَحَدٌ بِخَيْرٍ
.
“Tidak ada seorang pun yang mencintai kepemimpinan melainkan dia akan hasad (iri), melampaui batas, mencari-cari aib orang lain, dan tidak suka orang lain dibicarakan dengan kebaikan.”
.
____________
.
📚 Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih, 1/569

About Abdullah bin Suyitno

Avatar
Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Februari 2021)

Check Also

Tetaplah Menyeru Kepada Kebaikan

Ibnu Daqiqil Ied rahimahullah berkata, “Bahwa para Ulama menuturkan : لَا يُشْتَرَطُ فِي الْآمِرِ بِالْمَعْرُوفِ …

Renungna Kenapa Kita Diuji

Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah berkata: إِنّ الْمُؤْمِنَ لَابُدَّ أَنْ يُفْتَنَ بِشِيٍّ مِنَ الْفِتَنِ الْمُؤْلِمَةِ الشَّاقَّةِ …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com