Home / Fatwa / Satu Kambing Untuk Satu Keluarga?

Satu Kambing Untuk Satu Keluarga?

Buku Shahihfiqih - Buku Fahd Project

PERTANYAAN :
Apakah cukup seorang bapak berkurban dengan satu sesembelihan untuk dirinya dan anak-anaknya yang sudah menikah atau belum menikah?

JAWABAN :

إذا كانوا عائلة في بيت واحد كفتهم أضحية واحدة لأن النبي صلى الله عليه وسلم ضحى بأضحية واحدة عنه وعن أهل بيته وكان نساؤه اللاتي معه تسع نساء ومع ذلك ضحى عنهم أضحية واحدة أما إذا كان هؤلاء الأبناء كل واحد في بيته منفردا عن الآخر فإن على كل واحد منهم أضحي ولا تكفي أضحية الوالد عنهم

Apabila mereka adalah keluarga yang tinggal serumah, maka cukup untuk mereka satu sesembelihan. Karena Nabi shallallahu alaihi wasallam pernah menyembelih satu hewan kurban untuk beliau dan keluarga beliau. Padahal saat itu istri beliau berjumlah sembilan orang namun demikian beliau hanya menyembelih satu hewan kurban untuk mereka.

Adapun jika anak-anaknya tinggal terpisah di rumah masing-masing, maka setiap dari mereka berkewajiban menyembelih kurban dan sesembelihan sang ayah tidak cukup untuk mewakili mereka.

____________________________________

  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
  • Al-Liqa Asy-Syahri 18

About Tim Shahihfiqih

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Februari 2021)

Check Also

Apakah Janin Yang Keguguran di Aqiqahi?

  Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjawab : في هذا تفصيل أما السقط قبل …

Adab Ketika Meminum Air Zam-Zam

ADAB KETIKA MINUM ZAM-ZAM1. Menghadap kekiblat2. Meminum dalam tiga nafas, dan dan melepas mulut dari …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com - Bertanya ke ulama - Kirim pertanyaan ke Ulama