Home / Fatwa / Manakah Yang Lebih Utama, 10 Malam Pertama Dzulhijjah Atau 10 Malam Terakhir Ramadhan?

Manakah Yang Lebih Utama, 10 Malam Pertama Dzulhijjah Atau 10 Malam Terakhir Ramadhan?

PERTANYAAN :

Manakah diantara dua ini yang lebih utama yakni 10 hari pertama bulan Dzulhijjah atau 10 hari terakhir bulan Ramadhan, agar orang-orang senantiasa beramal sholih pada hari-hari tersebut?

 

JAWABAN :

كلا العشرين فيه خير كثير، وفضل جزيل ، وفضائل كثيرة في هذين العشرين ، ولكن يقول بعض العلماء إن ليالي عشر رمضان أفضل من ليالي عشر ذي الحجة وأيام ذي الحجة أفضل من أيام عشر رمضان ، أيام عشر ذي الحجة أفضل من أيام عشر من رمضان ، قال هذا بعضهم والله أعلم .

“Kedua 10 ini (10 hari pertama Dzulhijjah dan 10 hari terakhir Ramadhan) di dalamnya kebaikan yang banyak dan keutamaan yang berlimpah, dan keutamaan-keutamaan yang sangat banyak yang dimiliki oleh kedua 10 hari ini (yaitu 10 hari pertama Dzulhijjah dan 10 hari terakhir Ramadhan).

🔴 Akan tetapi dikatakan oleh sebagian para Ulama Salaf bahwa : “10 malam terakhir bulan Ramadhan lebih utama dibanding 10 malam pertama bulan Dzulhijjah. adapun, 10 siang hari pertama bulan Dzulhijjah lebih utama dibanding 10 siang hari terakhir bulan Ramadhan.”

inilah yang dijelaskan oleh sebagian para Ulama Salaf. Wallahu a’lam.

____________________________

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Mereka Sudah Memulai Jauh Hari Sebelum Ramadhan

Sebagian ulama salaf mengatakan : كَانُوا يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يُبَلِّغَهُمْ شَهْرَ رَمَضَانَ ثُمَّ …

Jangan Bermaksiat Lagi Setelah Lebaran

👤 Ka’ab Al Ahbar rahimahullah (tabiin) berkata: “Barangsiapa puasa Ramadhan sedangkan dalam hati dia berniat …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com