Home / Fatwa / KAPANKAH DARAH KEGUGURAN DIANGGAP SEBAGAI DARAH NIFAS?

KAPANKAH DARAH KEGUGURAN DIANGGAP SEBAGAI DARAH NIFAS?

Donasi Dakwah Shahihfiqih.com

PERTANYAAN :

Jika seorang wanita hamil mengalami keguguran pada bulan pertama atau bulan kedua, atau bulan ketiga ataupun bulan ke empat, maka apakah dia telah dianggap nifas, ataukah dia harus tetap shalat?


JAWABAN :

Jika seorang wanita telah mengalami keguguran pada bulan ke empat dimana janin yang dikandungnya telah berbentuk manusia, maka darah yang dikeluarkan adalah darah nifas. Sehingga dia tidak boleh puasa dan shalat hingga suci dari nifas. Begitu juga tidak boleh bagi suaminya untuk mencampurinya. Sedangkan jika keguguran itu terjadi pada tiga bulan pertama (dari masa kehamilanya), maka darah yang keluar itu bukanlah darah nifas. Wanita itu tetap diwajibkan untuk shalat serta berpuasa (di bulan ramadhan) dan bagi suaminya boleh mencampurinya, jika janin yang dikeluarkan belum jelas berbentuk manusia.

_____________________________

  • Fatwa al-Lajnah ad-Da’imah li al-Ifta’ 5 : 426

About Abdullah bin Suyitno

Avatar
Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Februari 2021)

Check Also

Waapada Banyak Kematian Mendadak Di Akhir Zaman

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : مِنَ اقْتِرَابِ السَّاعَةِ أَنْ يَظْهَرَ مَوْتُ الْفَجْأَةِ “Di antara …

Menghadapi Suami Yang Suka Menjelek-Jelekkan Istri

PERTANYAAN :Saya seorang wanita yang telah menikah sejak berusia 25 tahun. Kini saya telah mempunyai …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com