Home / Fatwa / Kapan Kita Menunjuk Nama Dan Diri Seseorang Sebagai Thaghut?

Kapan Kita Menunjuk Nama Dan Diri Seseorang Sebagai Thaghut?

PERTANYAAN :

Kapan kita menunjuk nama dan diri seseorang sebagai thaghut?

 

JAWABAN:

Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada RasulNya, keluarga besar serta para sahabatnya, wa ba’du:

 

Hal itu bisa dilakukan, bila dia mengajak kepada kesyirikan, beribadah kepada dirinya, mengklaim mengetahui sesuatu dari ilmu ghaib atau berhukum kepada selian hukum Allah secara sengaja dan lain sebagainya.

 

Ibnu al-Qayyim radhiyallahu anhu berkata,

 

“Thaghut adalah setiap tindakan yang melampaui batasan, baik terhadap sesuatu yang disembah, diikuti atau dipatuhi”

 

Wa billahi at-Taufiq, Wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad Wa Alihi Wa Shahbihi Wa Sallam.

 

___

 

📚 Fatwa Lajnah Da’imah, Juz 11, hal. 543.

About Abdullah bin Suyitno

Avatar
Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Sebab Hidayah, Menjauhi Komunitas Teman Yang Buruk

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata : الشيخ محمد بن صالح العثيمين وكم من …

Waktu Mustajab Di Malam Hari

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : إِنَّ …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com