Tebar Qurban 1443H Shahihfiqih.com
Home / Fatwa / Hukum Transplantasi Rambut

Hukum Transplantasi Rambut

Donasi Dakwah Shahihfiqih.com

PERTANYAAN :
Di Amerika kini telah dilakukan transplantasi rambut dengan sempurna terhadap seseorang yang mengalami kebotakan, yaitu dengan cara mengambil rambut dari bagian belakang kepala dan menanamkannya pada bagian kepala yang botak, apakah hal itu dibolehkan?

JAWABAN :
Hal tersebut dibolehkan karena termasuk bab mengembalikan sesuatu yang telah diciptakan Allah dan juga termasuk menghilangkan aib, dan tidak termasuk mempertampan diri dan juga bukan menambah sesuatu yang telah diciptakan Allah subhanahu wa ta’ala, sehingga hal itu tidak termasuk merubah ciptaan Allah melainkan mengembalikan sesuatu yang kurang serta menghilangkan aib. Hal itu telah disinggung dalam sebuah kisah mengenai tiga orang manusia, di mana salah seorang dari mereka kepalanya botak dan ia menuturkan bahwa ia merasa senang jika Allah subhanahu wa ta’ala mengembalikan rambutnya, kemudian malaikat mengusapnya, sehingga Allah mengembalikan rambutnya dan ia diberi rambut yang bagus. (al-Bukhari no. 3464 dan Muslim no. 2964)

________

👤 Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah

📚 Kitab ad-Da’wah, 2114-175

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Februari 2021)

Check Also

Jika Engkau Ingin Menikah Utarakanlah

Imam Syafi’i rahimahullah berkata : ينبغي للولد أن يصارح أباه بغربته في الزواج وينبغي لأب …

Hukum Ucapan “Semoga Engkau Panjang Umur”

PERTANYAAN ما حكم قول: “أطال الله بقاءك”، “طال عمرك”؟ Apa hukum ucapan, “Semoga Allah memanjangkan …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com