Tebar Qurban 1443H Shahihfiqih.com
Home / Fatwa / Hukum Sertifikat-Sertifikat Investasi Yang Diterbitkan Oleh Bank-Bank

Hukum Sertifikat-Sertifikat Investasi Yang Diterbitkan Oleh Bank-Bank

Donasi Dakwah Shahihfiqih.com

PERTANYAAN :

Sebahian bank di beberapanegara biasanya menerbitkan sertifikat-sertifikat yang dibeli dari bank dan diadakan penarikan terhadapnya perbulan, dan serfikat yang menang akan mendapatkan hadiah uang besar asalkan pemilik sertifikat tersebut tetap komitmen untuk mengembalikan kepada bank dan mengambil harganya kapanpun dia mau. Apa hukum syari’at terhadap hadiah uang yang amat besar tersebut yang dimenangkan oleh pemilik sertifikat yang beruntung?

JAWABAN :

Bila realitasnya sebagaimana yang diungkapkan, maka transaksi seperti ini termasuk maysir/qimar (judi) yang merupakan salah satu dosa dari dosa-dosa besar, berdasarkan firman Allah subhanahu wa ta’ala,

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ . إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُّوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ ۖ فَهَلْ أَنْتُمْ مُّنْتَهُونَ

 

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)” (Qs. Al-Ma’idah: 90-91)

 

Oleh karena itu, orang yang melakukan transaksi seperti itu harus bertaubat kepada Allah, memohon ampunanNya serta menjauhi transaksi tersebut. Demikian pula, dia harus segera membebaskan dirinya dari usaha yang didapat dari hal tersebut, semoga Allah mengampuninya. Wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shabihi wa Sallam

 

___

 

:books: Fatawa Islamiyyah, al-Lajnah ad-Da’imah, jilid. IV, hal. 443

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Februari 2021)

Check Also

Jika Engkau Ingin Menikah Utarakanlah

Imam Syafi’i rahimahullah berkata : ينبغي للولد أن يصارح أباه بغربته في الزواج وينبغي لأب …

Hukum Ucapan “Semoga Engkau Panjang Umur”

PERTANYAAN ما حكم قول: “أطال الله بقاءك”، “طال عمرك”؟ Apa hukum ucapan, “Semoga Allah memanjangkan …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com