Home / Fatwa / Hukum Menjual Harta Kekayaan Negara Secara Sembunyi-Sembunyi

Hukum Menjual Harta Kekayaan Negara Secara Sembunyi-Sembunyi

PERTANYAAN :
Sebagian orang yang bekerja di salah satu instansi-instansi yang bersub-ordinasi dengan pemerintah melakukan penjualan terhadap sebagian kekayaan khusus milik negara secara sembunyi-sembunyi, apakah boleh membelinya dari mereka atau tidak?

JAWABAN :
Haram bagi mereka menjual sesuatupun dari harta-harta milik negara tersebut tanpa haq dan perbuatan mereka ini dianggap buruk dari dua aspek :

1. bahwa ini adalah pengkhianatan, sementara Allah telah melarang perbuatan khianat dalam FirmanNya,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُ‍‍مْ تَعْلَمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui” (Qs. Al-Anfal: 27)

2. memakan harta secara batil karena tidak halal bagi mereka sesuatupun dari harta milik negara kecuali yang memang didapat sesuai dengan ketentuan syari’at. Dalam hal ini, adalah wajib bagi orang yang mengetahui kondisi orang-orang seperti mereka agar menyampaikan kepada negara hingga mereka disadarkan kembali kejalan yang benar dan memberikan sanksi atas perbuatan mereka tersebut karena ia adalah perbuatan yang diharamkan, wal ‘iyadzu billah. Hal ini, setelah mereka terlebih dahulu dinasehati, semoga saja mereka mau kembali ke jalan yang benar dimana tidak perlu lagi melaporkan kepada pihak-pihak yang berwenang
__________

👤 Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah

📚 Fatawa Lil Muwazhzhafin wal Ummal, Hal. 34-35

About Abdullah bin Suyitno

Avatar
Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Diantara Buah Keimanan Kepada Qadha Dan Qadar

PERTANYAAN : Apakah mungkin, qadha dan qadar bisa membantu bertambahnya iman seorang Muslim? JAWABAN: Beriman …

Hukum Melanjutkan Studi Bagi Mahasiswi Yang Ditinggal Mati Suaminya

PERTANYAAN : Wanita yang ditinggal mati suaminya dan berkewajiban menjalani masa iddah, padahal ia seorang …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com