Home / Fatwa / Hukum Shalat Tanpa Dikumandangkan Adzan?

Hukum Shalat Tanpa Dikumandangkan Adzan?

PERTANYAAN :

Apakah diperbolehkan shalat lima waktu tanpa dikumandangkannya adzan


JAWABAN :

الإنسان الذي في البلد يسمع المؤذنين يكفي أذانهم، لكن الذي في البر لنفرض أن قوماً في نزهة، إذا صلوا بدون أذان فالصلاة صحيحة، لكنهم آثمون بعدم الأذان؛ لأن الأذان فرض كفاية. فيجب عليهم أن يؤذنوا فإن تركوه أثموا، أما الصلاة فإنها صحيحة.

“Seorang yang berada di sebuah negeri/daerah dan mendengar adzannya para muadzin, maka cukup baginya adzan para muadzin tersebut. Adapun ketika seorang atau sekelompok manusia sedang dalam perjalanan, jika mereka shalat dengan tanpa adanya adzan maka shalatnya sah, namun mereka berdosa disebabkan tidak adzan. Karena mengumandangkan adzan hukumnya adalah fardhu kifayah. Maka wajib mereka untuk mengumandangkan adzan. Jika mereka meninggalkannya, maka mereka berdosa. Adapun shalatnya maka tetap sah.”

_______________________________

  • Liqaatu al-Baab al-Maftuh pertm. ke 235

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Jadikan Kondisimu Untuk Meraih Amal Terbaik

Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata, الْفَقْرُ وَالْغِنَى مَطِيَّتَانِ مَا أُبَالِي أَيُّهُمَا رَكِبْتُ، إِنْ كَانَ الْفَقْرُ فَإِنَّ …

Udzur Yang Memperbolehkan Tidak Shalat Berjamaah

Al-Mardawi rahimahullah berkata : وَيُعْذَرُ فِي تَرْكِ الْجُمُعَةِ وَالْجَمَاعَةِ الْمَرِيضُ بِلَا نِزَاعٍ، وَيُعْذَرُ أَيْضًا فِي …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com