Home / Fatwa / Hukum Mencela Agama Saat Marah

Hukum Mencela Agama Saat Marah

PERTANYAAN :

Apakah mencela agama ketika marah termasuk kekufuran ?


JAWABAN : 

أما إذا كان الغضب شديداً بحيث لا يملك الإنسان نفسه فإنه لا يخرج بذلك من الدين؛ لأنه لا يعي ما يقول، وأما إذا كان يملك نفسه فسب الدين كفر وردة، فيجب عليه أن يتوب إلى الله عز وجل وأن يجدد إسلامه.

Jika celaan tersebut dilakukan dalam keadaan sangat marah. Yang mana dalam kondisi tersebut seseorang tidak mampu menguasai dirinya, maka yang demikian ini tidaklah membuatnya keluar dari agama Islam (murtad). Karena dia tidak mampu mengontrol apa yang dia ucapkan.

🔴 Namun jika seseorang mencela agama dalam keadaan mampu menguasai dirinya, maka ini adalah perbuatan kufur dan murtad. Sehingga wajib baginya untuk bertaubat kepada Allah azza wa jalla dan memperbarui keislamannya.

_____________________________

  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah 
  • Fatawa Nur ‘alad Darb. Kaset nomor 374

About Abdullah bin Suyitno

Avatar
Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Sebab Seorang Tidak Memiliki Adab Yang Baik

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata : ‏الأخلاق ⁩ تكون بالاكتساب وتكون بالجبلة وهذا …

Adab Bersosial Media : Tidak Menscreenshot Percakapan

ADAB BERSOSIAL MEDIA = TIDAK MENSCREENSHOT PERCAKAPAN . س: ما نصيحتكم لمن يصور المحادثات الشخصية …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com