Home / Artikel / JANGAN ANGGAP REMEH SATU DOSA KECILPUN

JANGAN ANGGAP REMEH SATU DOSA KECILPUN

Saudaraku, janganlah engkau anggap remeh dosa meskipun itu dalam perkara kecil, karena hal itu sudah cukup mendatangkan siksa bagi kita kelak..

๐Ÿ‘ค Ibnu Masโ€™ud radhiyallahu anhu berkata :

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽ ูŠูŽุฑูŽู‰ ุฐูู†ููˆุจูŽู‡ู ูƒูŽุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุงุนูุฏูŒ ุชูŽุญู’ุชูŽ ุฌูŽุจูŽู„ู ูŠูŽุฎูŽุงูู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‚ูŽุนูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุŒ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ููŽุงุฌูุฑูŽ ูŠูŽุฑูŽู‰ ุฐูู†ููˆุจูŽู‡ู ูƒูŽุฐูุจูŽุงุจู ู…ูŽุฑู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ููู‡ู

โ€œSesungguhnya seorang mukmin melihat dosanya seakan-akan ia duduk di sebuah gunung dan khawatir gunung tersebut akan menimpanya. Sedangkan seorang yang fajir (yang gemar maksiat), ia akan melihat dosanya seperti seekor lalat yang lewat begitu saja di hadapan batang hidungnya.โ€ (Diriwayatkan Imam al Bukhori, dalam shahih al Bukhori 6308)

Karena hanya orang-orang yang berimanlah yang selalu merasa takut kepada Allah Ta’ala

ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูุคู’ุชููˆู†ูŽ ู…ูŽุง ุขุชูŽูˆุง ูˆูŽู‚ูู„ููˆุจูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฌูู„ูŽุฉูŒ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุจู‘ูู‡ูู…ู’ ุฑูŽุงุฌูุนููˆู†ูŽ

“Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Rabb mereka.” (Qs. Al-Mu’minun 60)

๐Ÿ‘ค Anas bin Malik radhiyallahu anhu berkata :

ุฅูู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ู„ูŽุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ุงู‹ ู‡ูู‰ูŽ ุฃูŽุฏูŽู‚ู‘ู ููู‰ ุฃูŽุนู’ูŠูู†ููƒูู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽุนูŽุฑู ุŒ ุฅูู†ู’ ูƒูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽุนูุฏู‘ูู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุนูŽู‡ู’ุฏู ุงู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ู โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ุงู„ู’ู…ููˆุจูู‚ูŽุงุชู

โ€œSesungguhnya kalian mengerjakan amalan (dosa) di hadapan mata kalian tipis seperti rambut, namun kami (para sahabat) yang hidup di masa Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam menganggap dosa semacam itu seperti dosa besar.โ€ (Diriwayatkan Imam al Bukhori, dalam shahih al Bukhori 6492)

_______________________________________

  •  Penyusun | Abdullah bin Suyitno (ุนุจุฏุงู„ู„ู‡ ุจู† ุตูŠุชู†) 
  • Disusun 20 Sya’ban 1438 H/ 17 Mei 2017

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019) | Ketua HSI Media (Agustus 2019 - Sekarang)

Check Also

Hukum Memukul Murid Untuk Mendidik

PERTANYAAN : Apa hukum memukul murid yang bertujuan untuk mendidik dan mengarahkan agar melaksankan pekerjaan …

Hukum Mencantumkan Tanda Kehadiran Bagi Yang Absen

PERTANYAAN : Adakalanya teman kuliah saya meminta bantuan saya untuk mencantumkan tanda kehadirannya walaupun sebenarnya …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com