Home / Fatwa / Hukum Tidur Dengan Posisi Perut Dibawah

Hukum Tidur Dengan Posisi Perut Dibawah

PERTANYAAN :

Ada yang mengatakan kepadaku bahwa tidur dengan perut dibawah adalah tidak diperbolehkan (haram), apakah ini benar? Dan apabila benar maka apa yang seharusnya aku lakukan karena aku merasa tidak nyaman kecuali apabila aku tidur dengan posisi ini, dan tidur dengan perut (dibawah) membuatku nyaman? 


JAWABAN :

Telah datang dari Nabi Shalallahu alaihi wasallam bahwa beliau pernah melihat sebagian sahabatnya tengah tertidur dengan perutnya (dibawah) maka beliau gerakkan sahabatnya dengan kakinya dan mengatakan:

إن هذه ضجعة يبغضها الله

“Sesungguhnya ini adalah tidur yang dimurkai Allah.” (HR. Abu Daud)

atau dalam sebuah riwayat : 

إنها ضجعة أهل النار

“Sesungguhnya itu adalah tidurnya penghuni neraka.” (HR. Ibnu Majah)

Maka itu adalah tidur yang dibenci yang sepatutnya untuk ditinggalkan KECUALI karena darurat seperti sakit yang dibutuhkan orang tersebut dengan posisi berbaring seperti ini, dan jika tidak maka sepatutnya untuk meninggalkannya, dan minimalnya itu perkara makruh (dibenci) berdasarkan sabda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam :

إن هذه ضجعة يبغضها الله

“bahwa itu adalah tidur yang dimurkai Allah” (HR. Tirmidzi 2789)

Sehingga sepatutnya meninggalkannya, dan hukumnya minimalnya makruh dalam hal tersebut kendati zhahir haditsnya pengharaman maka seharusnya bagi seorang mu’min dan mu’minah meninggalkan tidur model ini kecuali karena darurat yang tidak dibuat-buat. Barakallah fikum.

_____________________________

  • Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
  • binbaz.org.sa/node/19883

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019)

Check Also

Dampak Berlebihan Dalam Bergaul

👤 Al-Fudhail bin Iyyadh rahimahullah berkata: ﻣَﻦْ ﺧَﺎﻟَﻂَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻟَﻢْ ﻳَﺴْﻠَﻢْ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻨْﺞُ ﻣِﻦْ ﺇِﺣْﺪَﻯ …

Sifat Laki-laki Mulia

Iyyas bin Mu’awiyah rahimahullah berkata: ‏امتحنتُ خصال الرجال، فوجدت أشرفها صدق اللسان، ومَنْ عُدِمَ فضيلة …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com