Home / Fatwa / HUKUM MEMAKAI PARFUM COLOGNE?

HUKUM MEMAKAI PARFUM COLOGNE?

PERTANYAAN :

كثر الجدل حول التطيب بمادة الكولونيا، فهل يشرع للمسلم المتوضئ أن يجدد وضوءه منها أو يغسل ما وقعت عليه من جسده

Telah terjadi banyak perdebatan seputar penggunaan parfum dengan bahan cologne, apakah disyariatkan bagi seorang muslim yang telah berwudhu untuk mengulangi wudhunya karena penggunaannya tersebut atau sekedar mencuci bagian tubuh yang terkena parfum saja?


JAWABAN :

الطيب المعروف بالكولونيا لا يخلو من المادة المعروفة “بالسبرتو” وهي مادة مسكرة حسب إفادة الأطباء، فالواجب ترك استعماله، والاعتياض عنه بالأطياب السليمة. أما الوضوء منه فلا يجب، ولا يجب غسل ما أصاب البدن منه؛ لأنه ليس هناك دليل واضح على نجاسته، والله ولي التوفيق.

Parfum cologne tidak bebas dari bahan yang dikenal dengan sebutan ‘SPRITUS’ dan itu merupakan bahan yang memabukkan sesuai pernyataan para dokter. Maka wajib untuk tidak menggunakannya dan menggantinya dengan parfum yang bebas dari bahan tersebut. Adapun wudhu dengan sebab menggunakannya maka TIDAK WAJIB. Demikian pula tidak harus mencuci anggota tubuh yang terkena parfum tersebut karena tidak ada dalil yang jelas tentang najisnya bahan tersebut.
_____________________________

  • Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah
  • binbaz.org.sa

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam (Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018) | Kepala Divisi BiASTV (2017- Juli 2019) | Manajer Program CS Peduli (September 2018- Juli 2019) | Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad (Februari 2018 - Januari 2019)

Check Also

Doa Orang Mukim Kepada Musafir

Doa Orang Mukim Kepada Musafir أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِيْنَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكَ “Aku menitipkan agamamu, amanatmu …

Doa Ketika Merasakan Sakit Pada Anggota Badan

Letakkan tanganmu pada tubuhmu yang terasa sakit, dan bacalah: “Bismillaah tiga kali, lalu bacalah tujuh …

Kirim Pertanyaan ke Shahihfiqih.com