Home / Mutiara Salaf / Tampak Menasehati Tetapi Hakekatnya Mendzalimi

Tampak Menasehati Tetapi Hakekatnya Mendzalimi

👤 Ibnu Hazm rahimahullah berkata:
“Maka wajib atas seseorang untuk selalu memberi nasehat, baik yang diberi nasehat itu suka ataupun benci, tersinggung atau tidak tersinggung. Apabila engkau memberi nasehat, maka nasehatilah secara rahasia, jangan di hadapan orang lain, dan cukup dengan memberi isyarat tanpa terus terang secara lansung, kecuali apabila orang yang dinasehati tidak memahami isyaratmu, maka harus secara terus terang. jika engkau melampaui adab-adab tadi, maka engkau orang yang zalim, bukan pemberi nasehat, dan gila ketaatan serta gila kekuasaan, bukan pemberi amanat dan pelaksana hak ukhuwah. Ini bukanlah termasuk hukum akal dan hukum persahabatan, melainkan hukum rimba, seperti  seorang penguasa dengan rakyatnya, dan tuan dengan hamba sahayanya.”

____________________

  • Al Akhlak wa As Siyar fi Mudaawaati An Nufus, halaman 45

About Abdullah bin Suyitno

Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. | Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam | Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam | Kepala Divisi BiASTV

Check Also

Pengaruh Sedekah dan Amal Kebaikan

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata : على العبد الصدقة والإحسان ما أمكنه، فإن لذلك تأثيرا عجيبا …

Pahala Luar Biasa Dari Shalat Sunnah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : من صلَّى قبلَ الظُّهرِ أربعًا وبعدَها أربعًا حرَّمَهُ اللَّهُ …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *